Urutan Cara Bertanam Selada secara Organik

c. Mengatap pesemaian

Di sisi-sisi bedengan, pesemaian bagian Tim dan Barat, tancapkan tiang-tiang bambu. Tinggi tiang bambu di bagian Timur antara 100 15 cm, sedangkan di bagian Barat antara 60 8 cm. Kemudian pasang palang-palang dari bilah bambu yang arahnya membujur dan juga melintan kemudian ikat erat-erat dengan tali bambu atau tali rafia.

Selanjutnya, pasang atap pesemaian dari lembar plastik bening (transparan) atau anyaman daun kelapa. Posisi atap pesemaian diatur menjulur melampaui pinggiran bedengan pesemaian untuk mencegah cipratan air hujan. Bentuk tempat pesemaian yang dimaksud disajikan pada gambar berikut ini.

d. Menyemai benih

Benih selada direndam dulu dalam air dingin atau air hangat-hangat kuku selama 15 menit, lalu ditiriskan (dikeringkan) kembali. Kemudian, bedengan pesemaian diairi (disiram) hingga cukup basah atau lembap.

Setelah itu buatlah alur-alur dangkal dengan air atau jari telunjuk sedalam 1/2 1 cm dan jarak antar alur 10 20 cm. Sebarkan benih dalam alur-alur secara merata, kemudian tutup dengan tanah tipis dan halus. Kemudian, siram permukaan bedengan pesemaian dengan menggunakan sprayer atau gembor (embrat) yang berlubang-lubang kecil dan halus.

e. Pemeliharaan bibit Selama 1 bulan di pesemaian.

Bibit dipelihara secara intensif; terutama rutin melakukan penyiraman dan pengawasan terhadap serangan hama maupun penyakit. Bibit selada dapat pula disapih ke dalam bumbung (koker) dari daun pisang saat berumur10 -15 hari sejak semai.

Keuntungan cara penyapihan bibit ke dalam bumbung ini antar lain sewaktu dipindahtanamkan ke kebun tidak mengalami kelayuan atau terhentinya pertumbuhan. Cara penyapihan bibit selada, mula-mula buat koke dari daun pisang dengan ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm, kemudian isi dengan media campuran tana halus dan pupuk kandang halus (1:1) hingga 90 % penuh.

Sebelum bibit disapih, siram dulu tanah pesemaian, lalu bibit diangkat dengan solet bambu bersama akar dan tanahnya. Bibit ini satu per satu dipindahtanamkan ke dalam bumbung (koker) dan setelah lima hari kemudian dipupuk Nitrogen (Urea 10 gram/10 liter air yang disiramkan pada media semai. Setelah bibit berdaun 3 -5 helai, tiba saatnya di pindahtanamkan ke kebun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *